BOKS:
Dari Shinkansen sampai Jalan Kaki
Shinkansen Nozomi mempunyai tiga kelas kereta penumpang: 3 gerbong non-reserved seat, 12 gerbong reserved seat, dan 1 gerbong green car. Harga tiket kereta shinkansen terdiri atas harga dasar, plus seat fee. Sebagai contoh, harga dasar tiket Nozomi Tokyo-Kyoto adalah 7,980 yen, plus seat fee 4,730 yen untuk non-reserved, 5,340 yen untuk reserved, dan 10,180 yen untuk green car. Saya kemarin membeli tiket reserved seat, jadi totalnya 13,320 yen. Yang gerbong green car sebenarnya lebih eksklusif karena konfigurasi kursinya 2+2 dan dalam satu gerbong hanya ada 24 kursi, plus fasilitas tv, sandaran kaki, dan wifi. Tapi, tentu saja, kursinya cepat habis dibeli penumpang lain.
Shinkansen Hikari untuk Tokyo-Kyoto tarif dasarnya 7,980 yen, plus 4,730 yen untuk non-reserved, 5,040 yen untuk reserved, dan 9,880 yen untuk green car. Jadi bedanya sedikit saja dengan Nozomi. Waktu tempuhnya 2 jam 45 menit. Shinkansen Kodama, yang berhenti di setiap stasiun, menurut buku Japan by Rail (penulis Ramsey Zarifeh, 2007) ada pukul 06.56 pagi dari Tokyo, namun dicari-cari di www.hyperdia.com tidak ada. Kalau mempunyai JR Pass dan mau naik Hikari atau Kodama, ada baiknya tanya-tanya dulu skedulnya ke konter JR di setiap stasiun di Tokyo satu atau dua hari sebelumnya supaya tidak kecele.
Detil jam, menit, jalur peron, biaya, rute serta lama perjalanan shinkansen bisa dilihat dengan program pencari di hyperdia, atau instal aplikasi Japan Trains untuk smartphone android. Tak hanya shinkansen. Jadwal kereta komuter atas tanah, subway, kereta lokal, jadwal pesawat yang relevan dengan jam dan rute pergi kita, serta lama waktu jalan kaki saat transfer kereta, juga masuk di website dan aplikasi ini! Informasi lebih lengkap tentang shinkansen dan JR Pass juga bisa dilihat di www.jr-central.co.jp, www.jprail.com, www.japan-guide.com, serta www.japanrailpass.net.


Asik banget pengalamannya, Pak!
Tapi kalau mau liburan ke Jepang dengan Shinkansen mesti nabung banyak nih.
Iya, itu cita-cita yang kesampaian Mas. Untungnya gratis lagi naiknya, karena jadi guide buat teman. 😁
“Pastikan, jangan berasumsi!” Itu pelajaran lain yang juga didapat dari naik shinkansen ini :D. Iya, sebaiknya jangan tidur ya kalau naik shinkansen karena cepat sampainya – atau terlewat mau motret pemandangan apa yang ada di sisi kereta :D.
Suka lihat foto2 hasil jepretannya Bang, memang beda kalau fotografer yang ngeshoot ya…
Hahaha siiplah. Terima kasih udah mampir. Maap baru balas, masih sibuk yang lain sih. 😀