Luwak Bulan (civet) untuk memproduksi kopi luwak di Lampung
Indonesia, Journey

Hari-hari Para Luwak

Kopi luwak di Lampung, tengah dijemur agar kering

Luwak-luwak liar itu kini dikandangkan, dan dari sisa pencernaannya kita meneguk kopi yang mahal.

 

Tangan Gunawan menjulur masuk ke sebuah kotak dari kayu papan yang dihiasai ‘jendela’ dari batang-batang besi. Sejurus kemudian tangannya sudah keluar lagi dengan membawa seekor hewan berbulu yang mirip beruang, namun dalam ukuran yang jauh lebih kecil, sebesar kucing dewasa. Hewan berbulu cokelat tua itu, dengan sedikit warna putih di bagian muka dan kumisnya yang panjang, nampak jinak di tangan Gunawan. Terlebih setelah sang pemilik memberinya sebuah pisang kecil. “Ini namanya Luwak Bulan,” tutur Gunawan.

Luwak bulan untuk memprduksi kopi luwak di Liwa, Lampung Barat

Luwak Bulan, meski tampak jinak, tapi ngeri juga dengan cakarnya.

Luwak itu kini meloncat ke papan penutup kandang di depan saya, dan berjalan sambil mengendus-endus. Sepertinya ia memang sudah jinak, namun saya tak berani memegangnya setelah melihat deretan gigi dan kukunya yang tajam. Ia segera meloncat ke pundak Gunawan begitu melihat si pemilik memegang sebuah pisang lagi untuk diberikan kepada luwak yang lain. Kali ini, luwak yang keluar dari kotak itu berbulu hitam, dengan postur seperti babi hutan mini. Tapi luwak ini tampak kalem, tidak aktif dan agresif seperti luwak pertama. “Kalau ini namanya Luwak Pandan.”

Di ruangan ini tak hanya ada dua, tapi ada sekitar 50 ekor luwak. Belum lagi luwak-luwak yang dipelihara para petani kopi binaan Gunawan. Kesemua luwak itu berada di kandang masing-masing, yang berderet dan memenuhi setiap sudut ruangan belakang rumah ini. Setiap kandang yang berukuran satu meter persegi itu dipisahkan sekat agar luwak-luwak itu tidak ‘berantem’, dan di bawah tiap kandang ada celah untuk menampung feses hewan-hewan ini.

Gunawan pemiik merek kopi Raja Luwak di Liwa, Lampung Barat

Gunawan, pantas menyandang gelar ‘Raja Luwak’ karena punya 50 luwak di rumahnya.

Meski sebenarnya ada lima jenis luwak, namun yang dipelihara Gunawan hanya luwak bulan dan luwak pandan. Ketiga jenis luwak lainnya, yakni luwak tanah, luwak pohon, dan luwak macan, tidak menyukai kopi.

Standard

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *