Letak rumah kongsi ini di Lebuh Cannon, tersembunyi di belakang deretan toko-toko kuno. Halamannya luas dengan sebuah panggung untuk pertunjukan opera China. Pilar-pilarnya yang diukir sungguh kokoh, dengan hiasan patung-patung naga dan lampion-lampion cantik. Bagian utama rumah ini berisi bermacam informasi seputar klan Khoo. Bagian kanan-kiri menjadi tempat persembahyangan keluarga. Di sini ada banyak sekali pelat-pelat nama berwarna emas yang bertuliskan nama-nama keturunan klan Khoo, yang banyak di antaranya menjadi orang-orang terkenal. Di samping pojok kanan ada sebuah toko suvenir.
Rumah klan Khoo ini terbuka untuk turis dengan membayar tiket masuk 10 ringgit (sekitar Rp 33.000), buka setiap hari (termasuk Minggu dan hari libur), dari jam 9 pagi hingga 5 sore.
CHEONG FATT TZE MANSION
Begitu memasuki Lebuh Leith, mata kita akan segera menangkap bangunan yang satu ini. Tak lain karena warna biru indigo dindingnya yang ngejreng dan serasi sekali dengan warna langit pagi. Tak heran jika bangunan ini sering disebut Blue Mansion (cheongfatttzemansion.com). Ujung-ujung gentengnya dihias ukiran-ukiran yang menggambarkan opera China.

Pasti lebih asyik kalau menginap di sini, bisa berfoto-foto sepanjang waktu.
Mansion ini dibangun tahun 1880-an oleh Cheong Fatt Tze, seorang imigran miskin dari Tai Pu, China, yang kemudian sukses berbisnis di Penang. Begitu kayanya sehingga ia mendapat julukan Rockefeller dari Timur. Akhirnya dia diangkat oleh Pemerintah China menjadi konsul jendral China di Singapura, dan meninggal di Jakarta.
Untuk bisa masuk ke rumah ini kita bisa ikut tur yang dalam sehari ada dua kali, yakni pukul 11 dan 14. Biaya masuknya 12 ringgit. Bisa juga tur sendirian, dengan jadwal pukul 11 hingga 18, dengan memanfaatkan aplikasi dan earphone yang disediakan pihak mansion. Kedua jenis tur biayanya sama, 25 ringgit.
Kalau ikut dalam grup, pemandu akan menjelaskan satu-satu sejarah tiap ruangan dan detil benda-benda di dalam rumah. Rumah bertingkat dua ini mempunyai 38 kamar, 18 diantaranya kini difungsikan sebagai penginapan. Ongkos menginap per malam? Yang paling murah 677 ringgit. Rumah ini tahun 1992 pernah menjadi lokasi syuting film Indochine yang dibintangi Catherine Deneuve. Sayangnya kita tidak diizinkan memotret bagian dalam rumah.
PINANG PERANAKAN MANSION
Terletak di Lebuh Gereja No. 29 (pinangperanakanmansion.com.my), mansion ini merupakan contoh rumah Babah dan Nyonya kaya yang mendiami Penang di abad lalu. Dibangun di akhir abad ke-19, mansion ini dulu kediaman Kapitan Chung Keng Kwee, salah satu pemimpin perkumpulan rahasia di Penang.

Interior Pinang Peranakan Mansion, menggambarkan kejayaan pemiliknya di masa lalu.