Motif tenun songket Pantai Sikek Sumatera Barat
Indonesia, Journey

Ratu Songket Pandai Sikek

Linda mulai menenun dengan menginjak salah satu pijakan karok. Lalu benang pakan dalam turak dimasukkan dari kanan ke ke kiri melewati seluruh bidang benang dasar, lalu Linda menginjak pijakan karok yang satunya lagi, dan benang pakan dimasukkan dari kiri ke kanan, lalu dia menggerakkan suri ke arah badannya, ‘pak-pak’, benang pun menjadi rapat dan membentuk kain.

Benang emas untuk songket Pandai Sikek yang masih harus impor dari India

Benang emas untuk songket yang masih harus impor dari India.

Jumlah benang pakan ini bisa satu, dua, atau tiga benang. Dengan satu benang, prosesnya lebih lama, namun kain yang dihasilkan lebih halus, sehingga harganya pun lebih mahal.

Untuk membuat motif kain, digunakan benang emas, perak, sutera, linen, atau benang lain dengan warna berbeda. Saat ini, Linda menggunakan empat macam warna benang, yakni krem, biru, oranye, dan emas. Ada juga yang sampai 10 macam warna. Benang motif ini juga dimasukkan dalam turak, namun jalur masuknya menggunakan bantuan pancukie (pencukil), bukan dengan gerakan karok. Untuk motif di bagian pinggir kain, proses pencukilan ini perlu waktu lama karena benang-benang dasarnya bisa saja saling menumpuk.

Setelah benang motif selesai dimasukkan, dipukul lagi dengan suri, masukkan lagi benang pakan (atau mencukil lagi), pukul lagi, begitu berulang-ulang hingga kain mencapai panjang sekitar 1,65 meter atau 2 meter – ukuran yang umum untuk kain songket. Untuk membuat satu kain, biasanya Linda memerlukan waktu satu bulan. Dengan kata lain, setiap hari dia ‘hanya’ bisa membuat kain sepanjang 5,5-6,6 sentimeter saja!

“Itulah sebabnya, harga kain songket yang sudah jadi ini mahal. Selain bahan benangnya cukup mahal, honor untuk penenunnya sendiri seharusnya jauh lebih mahal, karena merancang motif hingga mewujudkannya menjadi kain memerlukan bakat dan ketelitian yang sangat tinggi,” jelas Yurni.

Standard

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *