Berseberangan dengan Musee d’Orsay adalah Taman Tuileries yang cantik namun sayang tak begitu terlihat dari atas kapal, lalu Museum Louvre. Bagi orang yang baru pertama ke Paris, dan terlebih baru melihat peta rute Bateaux Mouches sekarang ini, agak sulit untuk membedakan puluhan gedung penting yang berjejer di kedua sisi sungai. Penyebabnya satu: hampir semua gedung ini punya gaya bangunan yang sama, kokoh memanjang, dengan warna dinding yang hampir sama pula. Kalau tidak krem ya cokelat muda.

Salah satu koleksi Museum Louvre. Perlu waktu tersendiri untuk mengeksplorasi museum ini. [Dok. Atout France]
Katedral di Tengah Pulau
Kapal wisata kini memasuki alur sungai yang lebih sempit, karena aliran Sungai Seine ini sekarang terbagi dua oleh adanya dua pulau yang berjejer di tengahnya, yakni Ile de la Cite dan Ile Saint Louis. Kedua pulau ini konon dulunya merupakan lokasi pemukiman awal penduduk yang menjadi cikal-bakal masyarakat kota Paris. Kapal mengambil jalur sungai yang menyusuri sisi selatan kedua pulau ini.

Katedral Notre Dame dari Jembatan Pont au Double. Sekarang masih ditutup untuk renovasi.
Di Ile de la Cite terdapat Palais de la Cite, kompleks istana kerajaan yang menjadi pusat pemerintahan di Paris selama berabad-abad. Di sini ada istana Conciergerie yang menjadi kediaman raja, gedung pengadilan, serta gereja Sainte Chapelle yang indah dan masih bertahan hingga sekarang. Saat Revolusi Prancis, Conciergerie diubah menjadi penjara bagi ribuan orang, salah satunya adalah Ratu Marie Antoinette, yang dikenal sebagai ‘Tahanan Nomor 280’. Dia ditahan di sini antara 1 Agustus 1793 hingga 16 Oktober 1793, sebelum akhirnya dihukum mati dengan guillotine.
Dari menyusur sungai aja banyak banget tempat indah di Paris yang dilewati ya Mas. Kita tinggal duduk manis, sambil memotret, di atas kapal yang berjalan pelan. What an unforgettable experience.
Iya, rekomended banget kalo ke Paris. Bagus juga nyobain yang hop-on hop-off biar bisa seharian full mengeksplor berbagai landmark dan spot wisata di Paris.
Asyik juga berkunjung ke sini. Naik kapal, bisa sekalian melihat-lihat perkotaan Paris dengan bangunan-bangunan indahnya.
Asyik Mas, terlebih karena kapalnya jalan pelan dan suasana sungainya juga hidup banget ya. Mungkin perlu dicoba juga yang hop-on hop-off kalau punya waktu lebih banyak.
Salam kenal mas, saya juga hobby menulis lewat blog. Apa saja terlintas di benak saya usahakan berbentuk tulisan 😀
Hai Mbak Andi, salam kenal juga. Terima kasih sudah berkunjung. Nanti saya kunjungi balik blog Mbak. Kalau saya yang di blog ini khusus untuk traveling saja. Kalau topik lainnya biasanya saya posting di Facebook (sekarang lagi kurang aktif hahaha). Tetap semangat menulis yaa!
Eh, ini Mbak apa Mas ya? Di komen ini fotonya perempuan, tapi di blog koq laki-laki? 😀
Ah, what a lovely reading. 👍Udah lama banget rasanya saya ga pernah blogwalking lagi. Blog saya sendiri juga udah penuh dgn sarang laba2😅
Paris, saat menegasikan kechaosan copet dan baunya, emang sangat cantik yah 😍 Saya ga sempet naik ini sih pas ke sana. Karena pas ke sana, 3 bln setelah November terror di Bataclan. Jd suasananya masih sgt depresif, gendarme Masih dimana2, udh gitu sy kena profiling jg krn pake kerudung, jdnya beneran ga nyaman😅
Alhamdulillah sih meskipun singkat saja di Paris tapi nggak dapat yang aneh-anehnya. Dapatnya tur sungai yang berkesan ini. 🤩🤩
Semoga Paris tetap cantik & friendly ya jadi bisa balik ke sana lagi.