Journey, Mancanegara

Menjelajahi ‘Little Sahara’ Australia

Saya menuruti apa kata Aaron. Ternyata dengan lebih cepat, motor terasa lebih stabil, meski saya harus tetap sering mengerem dengan kaki kanan karena jalan setapak ini sering membelok dan naik-turun.

Terluas di Belahan Bumi Selatan

Melewati gerumbul perdu dan hutan pinus, angin dingin mulai menerpa, menerbangkan pasir-pasir halus yang memaksa saya menutup rapat helm dan juga lensa kamera DSLR yang saya cangklong di leher.

Sand Dune Adventures quadbike

Hmmm… ada di mana ujung perjalanan ini?

Di depan mata kini membentang Gurun Pasir Worimi seluas mata memandang. Gundukan pasir bergelombang berlapis-lapis, menjulang di kejauhan sana, hingga bertemu langit biru musim dingin yang bersih tanpa awan. Di balik bukit pasir itu ada Pantai Stockton dan Lautan Pasifik. Angin pagi yang cukup kencang terasa datang dari arah sana.

Luas gurun ini mencapai 2.500 hektar, melingkupi Pantai Stockton yang panjangnya sekitar 35 km. Lokasinya sekitar 2,5 jam berkendara ke utara dari Sydney, di negara bagian New South Wales. Konon ini adalah gurun pasir paling luas di belahan bumi selatan. Bukit pasir tertinggi di gurun ini bisa mencapai 30 meter. Sand Dune Adventures sebagai pengelola tempat ini setiap hari mengecek dan memastikan agar rute yang akan dilalui peserta tur adalah pasir yang padat dan aman dilalui.

Sand Dune Adventures Gurun Worimi New South Wales Australia

Ikuti arah bekas roda teman di depan, jangan melenceng.

Touring dengan quadbike ini ada setiap hari, dan tersedia paket 1 jam, 1,5 jam dan 2 jam. Dua paket yang terakhir ini mencakup tur ke dusun Suku Aborigin dan juga meluncur dengan Sand Boarding. Juga ada tur dengan mobil hummer hingga ke lokasi rongsokan kapal Norwegia yang terdampar ke pantai ini tahun 1974 akibat diamuk topan. Tapi kami akan menjajal tur yang 1 jam saja, karena masih harus mengunjungi destinasi yang lain.

Scott dan enam teman saya sudah jauh di depan, hendak menanjak sebuah bukit kecil. Mereka  terlihat seperti deretan semut yang berjalan berurutan. Sementara saya, aduh, masih di sini. Masih memotret-motret lagi!

Quadbike Sand Dune Adventures

“Ayo, kamu mau jalan apa nggak?”

Edmond dan Ebony yang ada di belakang menunggu saya bergerak lagi. Edmond juga membawa kamera dan memotret-motret, jadi saya tidak terlalu merasa berdosa karena menghalangi jalan mereka. Meskipun gurun ini luas sekali dan cukup datar, namun tampaknya memang diusahakan rombongan tur tidak memencar atau mengambil jalan berbeda dari rute yang telah ditandai dengan bekas roda quadbike.

Tapi kemudian Aaron yang juga di belakang saya segera menyalip . “Saya akan jalan lebih dulu dengan Edmond, supaya kamu bisa lebih leluasa memotret,” katanya. Mereka berdua pun segera melaju meninggalkan saya dan Ebony di belakang. Saya tahu, mereka pasti nggak sabar menunggu saya yang lelet dan juga lama memotret, hahaha!

Standard

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *