Kereta Api Serayu jurusan Pasar Senen-Purwokerto
Indonesia, Journey

Kereta Penuh Drama

Saya iseng bertanya ke seorang satpam stasiun, bagaimana cara tercepat menuju Plered dari sini.

“Kan kereta ini nanti berhenti juga Mas di Plered,” jelasnya.

“Ehh, serius?” saya kaget.

“Iya Mas, berhenti. Tapi cuma sebentar, paling tiga menit.”

Oh, ya sud. Saya pun segera loncat naik kereta lagi, hahaha!

Moral cerita: 1. Jangan hanya percaya dari satu sumber berita; 2. Selalu cek dan ricek; 3. Jangan malu bertanya; 4. Tetap tenang. Terdampar juga nggak apa-apa. Kan masih di Indonesia?

Sidang Dadakan

Sayangnya, pemandangan hijaunya persawahan dan kontur unik Gunung Bongkok dan Gunung Parang itu hanya sebentar saya lihat, karena mendadak terjadi insiden ini:

Suasana peron Stasun Plered yang sepi

Peron Stasiun Plered yang cuma sepotong dan bernuansa khas pedesaan.

Saya memotret dan mengambil video pemandangan luar kereta dari gerbong resto memakai ponsel, karena saya bermaksud ngopi sambil menikmati pemandangan. Sekalian juga saya syut beberapa detik aktivitas petugas resto yang sedang menyiapkan makanan dan minuman untuk penumpang.

Eh, ternyata nggak boleh lho memotret atau syut video di dalam kereta, meski hanya memakai ponsel. Sebab tiba-tiba saja seorang polisi kereta berbaju biru mendatangi saya, dan saya pun diajaknya menemui Pak Kondektur kereta yang ternyata tengah duduk di kursi lain di gerbong resto ini.

Well, selanjutnya ya Pak Kondektur menanyakan tiket saya, lalu menasihati bahwa kalau mau bebas memotret atau mengambil video di dalam kereta, saya mesti meminta izin dulu ke kantor pusat PT KAI atau kantor daerah yang membawahi rute kereta ini. Oh, begitu rupanya. Oke deh Pak, siapp!

Mungkin karena saya hanya syut memakai ponsel, ya, saya dimaafkan. Tapi ini juga pelajaran buat saya, dan mungkin juga berguna buat teman-teman traveler lain, agar sebaiknya tidak memotret atau syut aktivitas pegawai di dalam kereta, dan juga di stasiun serta properti lain milik perusahaan ini, kecuali kalau sudah mendapat izin resmi tadi.

Akibat ‘sidang dadakan’ ini, akhirnya ya saya tidak jadi ngopi-ngopi karena kereta sudah keburu berhenti di Stasiun Plered, hahaha!

Standard

One thought on “Kereta Penuh Drama

  1. Pingback: Berkah Gerabah Plered - TeguhSudarisman.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *